Home / News / Fame Hotel wadahi para Gamers di ajang Bali Games Championship.

Fame Hotel wadahi para Gamers di ajang Bali Games Championship.

Makin meningkatnya minat generasi muda akan permainan games di smartphone mereka memberikan sebuah ide bagi pihak Fame Hotel untuk menyelengarakan sebuah event yang bertajuk Bali Games Championship yang diselenggarakan pada 7 dan 8 Juli 2018 di Fame Hotel Sunset Road Bali Jalan Sunset road No. 9 Legian – Kuta Bali.
Menurut GM Fame Hotel Evriansyah, kegiatan ini memang sengaja dibuat untuk mewadahi generasi muda yang gemar dalam bidang games dan sangat berharap dari ajang ini melahirkan atlet atau gamers yang berkualitas. “Dalam hal ini kami berkerjsama dengan IESPA (Indonesia e-Sports Association), organisasi yang menaungi olah raga e-Sport dibawah induk organisasi kementrian olahraga, jadi kebetulan games AOV yang kita pertandingkan saat ini sudah diakui sebagai salah satu bidang e- Sport yang juga menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dalam ajang Seagames”.

Pada ajang Bali Games Championship, para peserta yang terigistrasi sebanyak 29 tim ini (1 tim terdiri dari 5 orang ) memperebutkan total hadiah senilai 9 juta rupiah ditambah voucher menginap di Fame Hotel serta hadiah – hadiah hiburan lainnya. Antusiasme peserta cukup baik dalam kegiatan ini. Hal ini terbukti dengan keikutsertaan salah satu tim yang sengaja datang jauh – jauh dari Malang, dan juga kehadiran youtubers dari Surabaya ikut serta meramaiakan acara ini.

Setelah 2 hari kegiatan ini berjalan di Fame Hotel yang mempunyai konsep hotel yang bernuansa milinila, music dan movie ini, tibalah pengumuman juara dalam ajang Bali Games Championship ini yaitu :
Juara 1 : Domba Conqueror Paradox
Juara 2 : Tri Bastards
Juara 3 : Genk SMA
Juara 4 : Vicintoxic

Tidak lupa Evriansyah selaku GM Fame Hotel sekaligus penyelenggara acara mengucapkan terimakasih atas partisipasi para peserta dan pihak – pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini sekaligus menitipkan pesannya bahwa tidak semua permainan games itu merusak, selama masih positif dan membangun serta mengasah keterampilan, itu tidak menjadi masalah. Yang terpenting para orang tua harus mengakomodir bakat anak kearah prestasi. Pengawasan dan mengatur waktu anak sangat penting dan anak juga harus menyadari bahwa diri mereka tetap sebagai bagian dari keluarga dan sebagai siswa yang harus tetap menghormati dan patuh pada orang tua.

About Media Soulmate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*