Home / News / “Hidup” di Dalam Perut Beruang

“Hidup” di Dalam Perut Beruang

Ada-ada saja yang dilakukan seniman Perancis yang satu ini, kebayang nggak  Sobat Soulmate? ia mencoba ‘hidup’ di dalam perut beruang. Menakjubkan!  Adalah Abraham Poincheval, seniman dari Perancis itu. Ia melakukan project untuk hidup dalam ruang terbatas untuk jangka waktu yang lama. Ia akan ‘hidup’ di dalam perut beruang selama 2 pekan. Proyeknya kali ini, akan memakan waktu selama 2 pekan, pada 1 hingga 13 April.

Selama periode itu, ia akan menjalani kegiatan sehari-hari di dalam bangkai beruang yang memiliki ruang hanya berukuran setengah meter persegi. Dia tidak akan keluar sama sekali, bahkan untuk makan, minum , tidur atau buang air. 2 Kamera akan merekam seluruh aktivitasya di dalam bangkai sepanjang waktu, merekam seluruh pengalaman barunya. ‘Tempat tinggal’ baru di perut beruang itu, dibuat sendiri oleh Abraham. Ia merekonstruksi bangkai beruang yang telah diawetkan itu. Setelah dibersikan, Abraham menggunakan kayu lapis, plester, busa polystyrene dan tabung.

beruang

Lalu instalasi itu benar-benar ditutup dengan kulit asli beruang dan bulunya. Ketika kosong, seluruh struktur beruang itu memiliki bobot 115 pon. Di dalam perut beruang itu, juga diberikan kursi semi-tegak, yang menjadi tempat utama artis 42 tahun itu menghabiskan seluruh waktunya. Sebuah kareet elastis disediakan di dalamnya, untuk membantu Abraham bergerak. Selain itu juga ada ruangan untuk kaki Abraham agar bisa melakukan peregangan.

Ada juga ketel berisi bermacam-macam makanan yang biasa dimakan beruang –buah-buahan kering, serangga dan cacing. Begitu juga dengan makanan Winnie the Pooh, madu. Proyek ini merupakan kinerja visual yang disebut ‘Dans La Peau de l’Ours ‘ yang berarti ‘Inside the Skin of Bear ‘. atau berada di dalam kulit beruang. Aksi Abraham ini berlangsung di Hunting and Wildlife Museum di Paris.

Jika persediaan makanan dan minuman serta teman untuk ‘hidup’ di dalam perut beruang itu sudah dipersiapkan. Lalu bagaimana jika Abraham akan membuang sampah? Bisa saja sampah dari makanan atau ‘sampah’ dari tubuhnya. Namun tak dijelaskan secara rinci. Beberapa tahun yang lalu, Abraham juga pernah menghabiskan seluruh akhir pekannya dikubur di lubang bawah tanah kecil di toko buku, dengan hanya bertemankan tumpukan buku.

<sumber:liputan6.com>

About Balisoulmate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*