Home / News / Mbesikan Project : Project Seni hingga Serukan Kampanye kesehatan.

Mbesikan Project : Project Seni hingga Serukan Kampanye kesehatan.

Balisoulmate.com – Jika ada yang masih bingung mau kemana untuk mengisi waktu pada weekend besok, ini dia kita kasitau salah satu event yang cukup besar yang siap menghibur kalian semua, tidak ahanya sekedar hiburan melainkan dalam event ini juga kalian sekaligus akan mendapatkan ilmu dari workshop yang diadakan. Namanya Mabesikan Project,  event yang diselenggarakan oleh Search for Common Ground (SEARCH) dengan melibatkan seniman dan aktivis di Bali akan menggelar berbagai kesenian dalam mengatasi isu sosial di masyarakat serta serukan kampanye kesehatan.

14055772_10202265450593722_724159241_n

Event yang akan dimulai dari pukul 8.30 pagi hingga 22.00 malam melibatkan sebanyak 15 seniman dan 8 perwakilan organisasi kemasyarakatan di Bali bertempat di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar.

IMG-20161017-WA0003

Banyak kegiatan yang akan berlangsung seperti Mejejaita, Workshop Batik, Film Screening “Terpasung di Pulau Sorga”, Workshop Plasticology, Diskusi & Screening Video Project “Bersama yang Beda”, Talkshow “Bringing Art Back to Earth : Environmental Philosophy & Art”, Diskusi & Film Screening ” Derita sudah naik seleher”. Dari hiburannya akan menampilkan sejumlah artis yang sudah tidak asing lagi tentunya di telinga masyarakat Bali, sebut saja Nonstress, Sandrayati Fay, Relung kaca, Antrabes, Emoni, Ayu Laksmi & Svara Semesta, Jasmine Okubo, Rio Sidik, Bona Alit, Gung De Rahma, Portandin, Lily of The Valley dan Navicula.

IMG-20161017-WA0002

Dalam sesi press conference Mebesikan Festival yang berlangsung di Kopi Panas Coffee Paradise, Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, Rabu (19/10/2016). Michelle Winowatan, selaku Program Officer Search for Common Ground (SEARCH) mengatakan dalam kegiatan Mebesikan sebagai fasilitator bagi seniman dan organisasi sosial di Bali dalam melakukan pendekatan mengatasi isu sosial di Bali. “Kami sebagai fasilitator, tujuan kami teman-teman seniman dan organisasi lokal disini bisa untuk menggunakan pendekatan yang lebih inklusif atau lebih bekerjasama”.

Winowatan menekankan, kegiatan Mebesikan dapat dijadikan sebagai kolaborasi dengan bersama-sama untuk mewujudkan perubahan sosial di masyarakat. [BS/ GAN]

 

About Balisoulmate