Home / News / Mitos dan Fakta Tidur

Mitos dan Fakta Tidur

Tidur adalah kegiatan rutin yang selalu kita lakukan setiap hari mate, walau kadang kita melupakan tidur untuk mengerjakan sesuatu. Namun meskipun dilakukan setiap hari, ada beberapa mitos dan fakta yang perlu Sobat Soulmate ketahui seperti di bawah ini :
1. Terbangun di malam hari bisa menyebabkan rasa lelah yang berkepanjangan keesokan harinya
Faktanya : Terbangun di malam hari bisa jadi siklus yang alami, ada banyak binatang yang memiliki siklus semacam ini. Hal ini juga terjadi pada leluhur manusia di masa lalu. Penelitian mengungkap bahwa pengaruh lingkungan juga bisa mempengaruhi waktu tidur. Misalkan pada orang yang hidup tanpa lampu. Mereka bisa mengembangkan kebiasaan tidur selama beberapa jam, kemudian terbangun dan tidur lagi. Hal ini tak membuat mereka merasa lelah, malah mereka mengklaim bahwa kualitas tidur mereka sangat baik.
2. Menonton televisi bisa membantu tidur cepat dan pulas
Faktanya : Menonton televisi adalah hal yang banyak dilakukan orang sebelum tidur. Tak sedikit juga yang menggunakan televisi untuk membantu mereka tertidur. Padahal layar televisi dan komputer bisa memberikan paparan lampu yang mengurangi produksi melatonin dalam tubuh. Melatonin adalah hormon tidur, dan jika terkena lampu dari layar televisi atau komputer, hormon ini tak bisa bekerja dengan baik.
3. Alkohol bisa membantu tidur nyenyak
Faktanya : Alkohol memang memiliki efek sedatif alami yang membantu orang tertidur lebih cepat. Namun alkohol bisa mengganggu kualitas tidur. Alkohol diproses ke seluruh tubuh ketika Anda tidur dan ini membuat Anda tak bisa tidur dengan sangat lelap. Anda akan lebih mudah terbangun dan memiliki kualitas tidur yang buruk.
4. Menghitung domba bisa membantu cepat tidur
Faktanya : Ini adalah mitos paling populer yang secara mengejutkan bisa berhasil untuk banyak orang. Meski begitu penelitian yang dilakukan di Oxford University menunjukkan bahwa menghitung domba tak selalu berhasil membuat orang tertidur. Orang yang menghitung domba justru tertidur 20 menit lebih lambat dibandingkan dengan orang yang melakukan cara lain untuk tertidur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menghitung domba terlalu membosankan untuk membuat orang cepat tidur.
5. Orang bisa berlatih untuk tidur lebih sedikit
Faktanya : Banyak orang percaya bahwa tidur hanya masalah kebiasaan. Dengan banyak latihan mereka bisa bangun dengan  efektif  dan  beraktivitas dan hanya tidur beberapa jam saja sehari. Hal ini tak benar. Manusia tak bisa memanipulasi kebutuhan tidur mereka. Kebutuhan tidur mereka tetap dan akan terus menumpuk jika tak dipenuhi. Penelitian mengungkap bahwa orang yang kurang tidur memiliki kemampuan kognitif yang buruk. Kurang tidur juga akan mengganggu kesehatan fisik.

<dari berbagai sumber>

About Balisoulmate