Home / News / Nyoman Arya Suartawan : Antara Televisi dan Photography

Nyoman Arya Suartawan : Antara Televisi dan Photography

balisoulmate.com – Hidup memang selalu dihadapkan kedalam sebuah pilihan, baik dan buruk hanyalah kita sendiri yang mengetahuinya, karena pada dasarnya orang lain yang melihat kita hanya sebatas “komentator”. Bagitu juga dalam menjalankan sebuah hobi dan pekerjaan, salah satu dari sekian orang yang terbilang cukup unik dalam menjalankan kehidupannya adalah Nyoman Arya Suartawan. Lelaki muda asal kota Pendidikan Singaraja ini, memiliki kebiasan yang unik, nah bagaimana dia bisa menjalakan pekerjaan sekaligus hobinya? Berikut percakapannya…..

Soulmate Magz : Selamat siang pak Nyoman bagaimana hari ini?

Tentunya cukup menyenangkan..

Soulmate Magz :  Jadi menjalankan dua profesi sekaligus apakah tidak ribet?

Bagi saya profesi yang saya jalani sekarang ini tidak membuat ribet bahkan menjadi sebuah tantangan bagi saya karena kedua profesi ini sudah sangat mendarah daging kepada saya, dan tidak pernah merasa dibebani dalam kehidupan saya…….

Soulmate Magz :  Sebagai seorang yang bekerja di media dan seorang photographer juga, kenapa sih lebih memilih Ikan Cupang untuk diabadikan? Sedangkan objek lain cukup “memikat” dan menjanjikan?

Saya cukup tertarik dengan keindahan warna dan liukan tubuhnya disaat meliukkan tubuhnya di air, dan karena saya suka tantangan maka disinilah tantangan saya untuk mendapatkan sebuah foto yang benar-benar unik dan memiliki karakteristik yang berbeda. Memotret ikan cupang ini sangatlah susah untuk mendapatkan sebuah karya yang berkualitas, karena begitu banyak pergerakan dari ikan dan memiliki corak warna maupun sifat yang berbeda dari beberapa jenis ikan cupang ini…..

nyoman arya4 nyoman arya3 nyoman arya2 nyoman arya

Soulmate Magz :  Bagi tips dan triknya dong, bagaimana cara mendapatkan foto yang “keren”?

Untuk mendapatkan foto cupang yang bisa dinikmati oleh penikmat foto adalah yang pertama harus dikuasai adalah kamera kita sendiri dari berbagi setting kameranya, yang kedua adalah kepercayaan diri untuk mendapatkan suatu karya yang unik dan menarik, dan yang jelas untuk motret cupang harus mengerti pencahayaan untuk mendapatkan kualitas foto yang bagus, karena motret cupang yang berada di dalam aquarium sangat susah dan harus gelap tidak ada pantulan ssinar cahaya dari luar sehingga kaca tidak ada bayangan dari lingkungan sekitar, gunakan lensa macro untuk mendapatkan hasil foto yang tajam dengan setting diafragmanya dengan f22, Iso 100 supaya tidak nois, dan shutter speed mengikuti focal length lensa. Semoga bermanfaat……

Soulmate Magz :  Jika seandainya anda dihadapkan kepada sebuah pilihan, dan harus memilih satu diantara dua profesi anda, pilihan anda yang mana? Dan kenapa?

Kalau saya sendiri untuk memilih salah satu masih tetap di dunia pertelevisian atau broadcast, karena awalnya lahir dari dunia broadcast dan untuk photography saya baru mulai belajar dari awal tahun 2010. Di dunia broadcast sendiri saya juga bisa kemanapun untuk liputan sehingga disetiap kesempatan itu juga bisa sekaligus motret sebagai bahan dokumentasi yang berguna nantinya bagi orang yang membutuhkan…..

Soulmate Magz :  Menurut anda bagaimana sih perkembangan photography di Bali khususnya?

Perkembangannya sangat pesat, seperti saat ini yang sudah banyak menjamurnya kamera DSLR yang sangat terjangkau harganya, sehingga saaat ini banyak photographer baru yang bermunculan baik yang baru belajar maupun hanya sekedar hoby…..

Soulmate Magz :  Tanggal 25 Juli merupakan peringatan hari tanpa televisi, bagaimana pendapat anda?

Bagus juga, karena bisa menghemat energy listrik dimana di hari tersebut televisi tidak di hidupkan….. [BS/ GY].

About Balisoulmate