Home / News / Photo Wildlife (Alam dan Satwa Liar) ala Shoot Bali Community

Photo Wildlife (Alam dan Satwa Liar) ala Shoot Bali Community

Balisoulmate.com – Kali ini Shoot Bali mencoba untuk memotret Alam Liar bersama teman- teman Shoot Bali dan bebrapa tips dan trik yang di pakai untuk motret satwa liar.

Alat berupa Kamera;

Fotografer tidak akan lepas dari yang namanya kamera, namun disini kita bebas memilih kamera apa yang akan kita gunakan untuk memotret kehidupan liar. Namun saram kita, gunakanlah kamera DSLR tidak perlu yang mahal jika budget kita belum mencukupi.

Lensa ; untuk fotografi alam gunakanlah lensa 70-300mm dan 100-300mm, lensa dengan image stabilizer dan fitur auto fokus (AF) akan menjadi keuntungan tambahan jika kita akan memotret satwa liar.

Tripod : belilah tripod dengan bahan serat karbon agar mudah dibawa kesana-kemari, karena fotografer alam tidak akan diam di satu tempat.

arya suartawan 4

TIPS MEMOTRET ALAM DAN SATWA LIAR

Sebelum memotret alam liar berkelilinglah di beberapa area untuk mendapatkan beberapa spot, lalu catatlah/gambar spot-spot tersebut, dan mulailah memotret.

Memotretlah dari beberaoa sudut yang berbeda, jarak, macro, menggunakan berbagai kecepatan rana (shutter speed) dan pengaturan eksposur.

Menggunakan tripod adalah kebiasaan yang baik terutama bila kita memotret pada saat cahaya rendah atau foto dari suatu obyek yang bergerak cepat (misalnya, Rusa yang berlari atau burung terbang). Untuk fotografi cahaya rendah, kita mungkin harus menggunakan shutter speed seperti 1/50 atau lebih tinggi. Jika kita tidak menggunakan tripod dalam kesempatan ini, kita pasti akan mendapatkan gambar yang kabur (blur/tidak fokus). Itulah kenapa kita harus membawa tripod.

Fotografi alam banyak mengenai pencahayaan. Tempat yang sama dapat terlihat berbeda tergantung dari hari, cahaya atau tidak adanya awan, debu atau kelembaban di udara. Jadi lihatlah cahaya dan analisa dalam pikiran kita. Jika kita melihat cahaya di pagi hari, mungkin akan terlihat memiliki nada emas atau kuning hangat. Siang yang terang dengan bayangan dalam atau jika cuaca berdebu sehingga kurang menarik untuk pemotretan karena akan menciptakan kabut; malam atau sore, cahaya akan terlihat kemerahan kuning atau merah. Jadi bisa merasakan dengan melihat cahaya dan memilih subjek atau tema landscape berdasarkan pencahayaan yang tersedia adalah sesuatu yang harus kita pelajari dan praktekan.

IMG_4408

fotografi alam membutuhkan banyak kreativitas dan kemampuan mengamati yang baik. Kadang-kadang, semakin dekat atau jauh dari subjek membawa keluar yang terbaik dari subjek dan sekitarnya. Sebagai contoh, jika Sobat melihat bunga, Sobat mungkin ingin mendapatkannya secara dekat (close-up) atau juga mungkin memasukan semak-semak atau pohon-pohon di sekitarnya untuk menciptakan perspektif yang menarik. Begitu juga untuk memotret gunung, sungai atau lembah dll.

Jika kita mencintai alam dan satwa liar, kita pastinya akan melakukan pemotretan bukan hanya dengan kamera namun diikuti dengan hati dan memiliki gairah untuk menciptakan karya yang terbaik dari keindahan alam. Jadi cobalah untuk mengembangkan cinta dari dalam dengan berpikir positif tentang hal itu dan membaca beberapa buku mengenai alam dan satwa liar.

Anggara Giri

Ambilah beberapa gambar dalam pengaturan interval untuk memberikan beberapa efek yang menarik

fotografi Alam atau satwa liar terkadang hanya membutuhkan keberuntungan. Kita mungkin saja menunggu dengan lama untuk mendapatkan gambar dari hal-hal menarik, namun hal-hal menarik justru datang setelah Sobat beranjak. Sering kali kita mungkin melihat sesuatu yang menarik sebelum kita siap, dan kemudian saat berlalu sebelum kita dapat memotretnya. Jadi mudah-mudahan saja kita banyak beruntung karena kita tentu saja tidak dapat mengendalikan lingkungan atau subyek kita .

Bersabarlah jika kita ingin menjadi fotografer alam dan satwa liar. Misalkan kita mungkin menemukan sarang burung tetapi harus sabar menunggu berjam-jam untuk menunggu burung untuk kembali ke sarangnya.

Banyak-banyaklah belajar dan melihat karya-karya agung dari beberapa fotografer alam dan satwa liar profesional. Misalnya, melihat majalah seperti National Geographic dimana didalamnya banyak sekali foto-foto alam liar yang dibuat oleh fotografer profesional.

Semoga bermanfaat buat semuanya mate salam Unity In Diversity dari Shoot Bali

About Balisoulmate