Home / Music / Show Rock Klasik untuk mengkritisi kondisi saat ini

Show Rock Klasik untuk mengkritisi kondisi saat ini

Maraknya pemberitaan tentang kekerasan, issue narkoba hingga pembunuhan, membuat pemuda dari Tapak Ganggusul berisiatif untuk membuat event sebagai bentuk kritis mereka terhadap kondisi tersebut.

Menurut Agung Is Ekayasa, saat ditemui di Banjar Tapak Gangsul, mengharapkan kepada pemuda Bali untuk menghentikan dan tidak terseret ke kasus kriminal dan narkoba. Terlebih baru-baru ini ada seorang anggota TNI yang ditusuk hingga meninggal.

“Acara semacam ini, bisa jadi dapat mengurangi keboborkan mental. Kreatifitas disalurkan, dan para pemuda diharapkan tidak terlibat Narkoba dan aksi-aksi main keroyok main sikat, yang membuat nama Bali menjadi tidak ramah untuk ditinggali,” ucap Agung Is, yang juga merupakan ketua panitia acara tersebut, saat ditemui di Banjar Tampak Gangsul, Jumat (28/7/2017).

Selain itu, acara tersebut juga diadakan berbarengan dengan HUT band kenamaan yang berasal dari Banjar Tapak Gangsul Full of Shit. Band yang sudah berusia 32 tahun tersebut berkiprah di gendre musik clasic rock tersebut juga sekaligus ingin menularkan hal-hal positif ke generasi muda.

Dengan kata lain, tidak semua band aliran rock atau musisi itu identik dengan Narkoba. Hal ini dibuktikan dengan ke eksisan band yang digawangi oleh  Cakil (vocal) Gus Ina (vocal), Gilang Bass, Ade Drum, Gede Adi Rampag (lead guitar), untuk menjauhi narkoba dan pemuda tidak lagi telribat konta fisik.

“Karena kurangnya komunitas anak muda, maka kami berinisiatif supaya ini tertular si semua banjar atau desa adat di seluruh Bali,” tegas Agung Is.

Disisi lain, penuturan dari Gung Tut Joglo selaku wakil ketua, menyatakan, untuk acara sendiri akan ada sekitar 10 band dan sengan bintang tamu ‘Crazy Horse’.

Acara yang digelar hari ini, Sabtu (29/7/2017), dimulai dari pukul 17.00 Wita hingga pukul 24.00 Wita, Dengan tema ‘Live Anniversary Concert 1982-2017’ itu, band yang  terbentuk melalui mendengarkan lagu dari Band Genesis, yaitu ‘Back In New York City’ akan membawakan 11 lagu.

Agung Is menambahkan, bahwa sikap dari krama adat Banjar Tampak Gangsul ialah menjaga keutuhan NKRI, selain kritik untuk menjauhi narkoba dan aksi-aksi serupa geng motor. [GAN]

About Balisoulmate