Home / Unik / Sekilas tentang Patung Catur Muka di Denpasar

Sekilas tentang Patung Catur Muka di Denpasar

Patung Catur Muka di suatu pagi

Patung Catur Muka adalah patung yang berdiri di persimpangan jalan di depan kantor Walikota Denpasar Bali (tepat di Perempatan Agung Denpasar), antara jalan Gajah mada, Surapati, Udayana dan Jalan Veteran. Dalam bahasa Bali, Catur artinya empat dan Muka artinya wajah, jadi bila dijabarkan bermakna empat wajah. Patung Catur Muka ini adalah penggambaran Dewa Brahma Sang Pencipta.

Posisi Patung Catur Muka ini menghadap ke empat penjuru mata angin. Jarak tempuh bila menggunakan kendaraan bermotor menuju Patung Catur Muka ini memerlukan waktu kurang lebih 45 menit, 13 km perjalanan dari Bandara Ngurah Rai Denpasar Bali.

Patung Catur muka ini didirikan tahun 1973. Patung ini dibuat oleh salah seorang pengerajin seniman lokal Bali yang terkenal I Gusti Nyoman Lempad dari Desa Ubud. Patung Catur Muka ini terbuat dari batu granit besar setinggi 9 meter.

Patung Catur Muka yang berstana bunga padma (lotus) menunjukkan bahwa Brahma adalah asal mula dari kenyataan yang tidak terbatas. Padma melambangkan alam semesta dan kesucian.

Disebutkan pula bahwa empat wajah merupakan simbolisasi kekuasaan Tuhan. Wajah pertama menandakan fakta bahwa Tuhan itu maha besar. Wajah kedua menandakan bahwa Tuhan adalah Raja dari raja-raja dunia ini dan berikutnya. Wajah ketiga menandakan bahwa Tuhan adalah tak kenal lelah dan tidak pernah berhenti bekerja dan wajah keempat Tuhan itu menciptakan bumi beserta isinya.

Patung ini menjadi pusat aktivitas masyarakat Denpasar seperti berbagai acara dan festival, festival paling terkenal yang diadakan di tempat ini adalah Denpasar Festival.

Patung Catur Muka ini berdiri dengan kokoh di pusat kota dan memancarkan kesucian ke seluruh jagat raya Denpasar Bali.

 

(Sumber: wisatadewata.com)

About Devra Indra